Karakteristik Peserta Didik

Senin, 19 April 2021
Nama: M Ridho Hadiska Riono
Nim : 11901025
Kelas: PAI 4G
Mata Kuliah: Magang 1

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, hai apa kabar teman teman? Semoga puasanya lancar, aamiin ya rabbal Alamin, baiklah pada kesempatan kali ini saya sedikit menjelaskan apa itu karakteristik peserta didik melalui tulisan sederhana ini, selamat membaca, semoga Bermanfaat ☺️🙏

*Karakteristik Peserta Didik

Dewasa ini kerap kali kita dihadapkan dengan karakteristik dari bermacam-macam kepala manusia yang diciptakan oleh Allah, mulai dari yang egois, baik, ceria, mudah bergaul atau apapun itu. Jadi kali ini saya ingin menuliskan penjelasan singkat mengenai karakteristik peserta didik berdasarkan usia perkembangan nya. Mulai dari bayi, anak anak, remaja, hingga dewasa kemudian sampai lah pada masa tua.
Karakteristikik menurut peuas pertanto, Dahlan (1994), mengemukakan bahwa karakteristik berasal dari kata karakter yang artinya tabiat(watak) serta pembawaan atau kebiasaan yang dimiliki oleh individu yang relatif tetap. 
Kemudian karakteristik menurut Menurut Moh. Uzer Usman (1989), karakteristik yaitu mengacu kepada karakter dan gaya hidup seseorang serta nilai-nilai yang berkembang secara teratur sehingga tingkah laku menjadi lebih konsisten dan mudah di perhatikan. 
Adapun juga menurut Menurut Sudirman (1990), Karakteristik siswa berarti keseluruhan pola kelakuan dan kemampuan yang seorang siswa sebagai hasil dari pembawaan dari lingkungan sosialnya sehingga menentukan pola aktivitas dalam meraih cita-citanya.
Berdasarkan pengertian karakteristik menurut para ahli, dapat di simpulkan secara sederhana bahwa karakteristik sendiri ialah karakter, watak, pembawaan, gaya hidup seseorang, tingkat laku serta hal-hal yang mengarah kedalam ciri khas peserta didik.
Kemudian karakteristik peserta didik berdasarkan perkembangan usianya yaitu :
1. Karakteristik perkembangan usia anak awal ( usia 2-6 tahun) Pada masa ini, dimana masa seorang anak meninggalkan masa bayinya yang kemudian melanjutkan ke pendidikan formal yaitu jenjang Sekolah Dasar. Pada masa ini juga, sering kali dianggap sebagai masa anak anak bermain main, masa nakalnya anak-anak atau dalam bahasa formalnya disebut sebagai masa prasekolah. Di masa ini biasanya karakteristik peserta didik mulai terbentuk.
2. Karakteristik perkembangan masa anak akhir ( 6-12 tahun ) Pada masa ini, sering terjadi dimana karakteristik seorang peserta didik terbentuk dan terpengaruhi berdasarkan teman teman sebayanya, masa ini juga banyak di khawatirkan oleh orang tua karena anaknya mulai jarang menuruti perkataan maupun perintah orang tuanya. Pada masa ini pula banyak sekali ditemukan anak yang kurang bertanggung jawab dan kurang memperhatikan baik dalam bentuk pakaian, makanan dan lain sebagainya. Banyak pula yang menyebut anak anak pada usia ini ialah usia anak tidak rapi. Di usia ini biasanya anak anak masih berstatus sebagai pelajar Sekolah Dasar.
3. Karakteristik perkembangan pada masa puber atau disebut sebagai masa remaja ( 12-16 )Pada usia ini, terjadi tiga tahap yaitu:
1. Masa prapuber
2. Masa puber
3. Masa pascapuber
Karakteristik pada masa puber ini biasanya terjadi pada usia 12-16 dimana pada masa ini seorang anak berubah menjadi remaja dilihat dari segi fisik dan kegiatan yang dilakukan.
Remaja pada masa ini cenderung menyendiri, lebih menyukai sesuatu yang bersifat pribadi, menutup diri dan cenderung bosan melakukan sesuatu yang bersifat kekanakan (apa yang sering dilakukan anak-anak atau bermain), remaja masa ini juga sering membangkang bila sesuatu tidak sesuai keinginannya, serta emosi remaja pada masa ini sangat sulit dikendalikan, kecenderungan anak anak masa puber sering tiba-tiba sedih, senang, bahagia, diam, menangis, tertawa, kurang percaya diri, gelisah, khawatir semua perasaan nya bercampur aduk. Pada masa ini biasanya terjadi perubahan fisik dari anak anak menjadi remaja, hal itu ditandai seperti terjadinya menstruasi pada wanita dan perubahan suara serta mimpi basah bagi laki laki.
4. Karakteristik perkembangan usia pada masa dewasa 21 tahun ke atas Pada masa ini, orang dewasa dipandang sebagai masa dimana sebagai batas awal seseorang memiliki usia yang cukup matang untuk bertanggung jawab terhadap sesuatu yang diperbuat oleh nya. Serta sudah dapat dipidana ketika melanggar hukum yang berlaku. 
Secara psikologis, kedewasaan ditandai dengan aktualisasi diri yaitu mampu menunjukkan kemampuan yang dimiliki setiap individu secara mandiri contoh nya seperti mampu menafkahi diri sendiri, mampu menentukan pilihan sendiri, dapat menemukan kehidupan sendiri serta ingin merdeka. Di usia ini kerap kali dianggap sebagai usia yang mampu menuntun orang sekitar nya. Banyak pepatah serta kata kata mutiara yang berkata bahwa menjadi dewasa tidaklah mudah, di usia dewasa sering kali terjadi banyak masalah, baik itu dari segi keuangan, keluarga, percintaan dan dalam dunia kerja. Untuk mencapai masa ini, individu diharapkan lebih bisa bijaksana dalam menentukan pilihan, ketika salah memilih maka akan banyak terjadi masalah kedepannya. 
Pada umumnya psikolog menetapkan sekitar usia 20 tahun sebagai awal masa dewasa dan berlangsung sampai sekitaran usia 40-45 tahun dan pertengahan masa dewasa berlangsung dari sekitaran usia 65 tahun, serta masa dewasa lanjut atau masa tua berlangsung pada usia 65 tahun sampai meninggal (Feldman, 1996).
Ada beberapa perubahan pada masa dewasa yaitu:
1. Perkembangan Fisik (21 -25 tahun) 
Pada awal masa ini, kemampuan fisik mencapai pada puncaknya dan juga mengalami penurunan pada periode ini. Perkembangan fisik yang terjadi pada masa dewasa ini yaitu : kesehatan badan, sensor dan otak.
2. Kesehatan badan
Kesehatan Badan pada usia 18 hingga 25 tahun, individu memiliki kekuatan yang terbesar,gerak-gerak reflek mereka sangat cepat. Kemampuan produktif mereka beradadi tingkat yang paling tinggi, namun selama periode ini penurunan keadaanfisik juga terjadi. Sejak usia sekitar 25 tahun, perubahan-perubahan fisik mulaiterlihat. Perubahan-perubahan ini sebagian besar lebih bersifat kuantitatif daripada kualitatif.
3. Perkembangan sensori 
Perkembangan Sensori pada awal masa dewasa, penurunan fungsi pengelihatan dan pendengaranmungkin belum begitu kelihatan akan tetapi pada masa dewasa tengah, perubahan penglihatan dan pendengaran merupakan dua perubahan fisik yang paling menonjol. Pada usia 40 dan 59 tahun, daya akomodasi mata mengalami penurunan paling tajam.
4. Perkembangan otak
Pada masa ini, sel-sel otak mulai berangsur-angsur berkurang, tetapi orang dewasa yang masih aktif beraktivitas secara fisik, seksual maupun mental menyimpan lebih banyak kapasitas untuk melakukan aktivitas-aktivitas pada tahun tahun selanjutnya.
5. Perkembangan kognitif
Proses perkembangan kognitif-belajar, memori dan intelegensi mengalami kemerosotan bersamaan dengan bertambahnya usia , kemerosotan proses kognitif ini bersamaan dengan penurunan kemampuan fisik. 
6. Perkembangan memori
Kemerosotan dalam memori episodik, sering menimbulkan perubahan perubahan kehidupan orang tua. 
7. Perkembangan intelegensi
Pada masa dewasa berarti mengalami kemunduran intelektual dalam intelegensi umum. Oleh karena itu (David wechsler, 1972) menyimpulkan bahwa kemunduran mental merupakan bagian dari proses penuaan organisme secara umum. 
8. Perkembangan psikososial
Pada masa ini, orang melibatkan diri secara khusus dalam karir, pernikahan dan hidup berkeluarga. Menurut Erikson, perkembangan psikososial selama masa dewasa dan tua ini ditandai dengan tiga gejala penting yaitu : keintiman, generatif dan integritas.

*Kesimpulannya*
Setiap anak, setiap remaja, setiap orang dewasa mempunyai karakteristik yang berbeda, hal ini berarti kita sebagai seorang peserta didik harus belajar memahami setiap karakteristik yang ada pada teman, guru maupun orang disekitar kita. Dengan adanya karakteristik seseorang ini pula yang menjadi pembentuk pribadi kita sendiri, memang banyak yang kurang menyadari bahwa karakteristik ini sebagai bukti bahwa pembentukan karakter terjadi karena karakteristik yang ada pada individu masing-masing. Adapun yang menjadi pembeda secara nyata mengenai karakteristik setiap peserta didik ialah dari karakteristik perkembangan usia dari masa anak anak hingga dewasa. Dengan adanya karakteristik yang berbeda ini kita diharapkan bisa menjadi individu yang baik serta bertanggung jawab sesuai apa yang telah kita kerjakan.

Sekian dan terimakasih telah membaca tulisan sederhana ini✨☺️

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh 🙏

Komentar